Rabu, 18 November 2015

Budaya dan Makanan Khas dari Kota Wisata Batu

 1) Budaya Kota Batu
Kota Batu memiliki banyak budaya yang dapat dinikmati oleh para wisatawan maupun warga Kota Batu itu sendiri, diantaranya:

a) Budaya Seni Banteng
index
        Seni Tradisional Bantengan adalah sebuah seni pertunjukan budaya tradisi yang menggabungkan unsur sendra tari, olah kanuragan, musik, dan syair/mantra yang sangat kental dengan nuansa magis. Pelaku Bantengan yakin bahwa permainannya akan semakin menarik apabila telah masuk tahap “trans” yaitu tahapan pemain pemegang kepala Bantengan menjadi kesurupan arwah leluhur Banteng (Dhanyangan).
Perkembangan kesenian bantengan di Kota Batu telah dimulai sejak pada jaman perjuangan. Pada masa tersebut, para pemuda Kota Batu (yang masih menjadi bagian Kadipeten Malang) banyak dikirim ke Pondok Pesantren untuk mempelajari Ilmu Kanuragan Pencak Silat yang berpusat di daerah Jombang.
Seperti yang telah disebutkan diatas, erat kaitan kesenian bantengan dengan Pencak Silat, maka setelah nyantri (mencari ilmu di Pondok Pesantren) para pemuda Batu kembali kekampung halaman dan mendirikan padepokan Pencak Silat. Untuk menarik para pemuda yang ada di perkampungannya mau mempelajari Kanuragan Pencak Silat, maka dikembangkanlah kesenian Bantengan dengan penokohan hewan Banteng yang liar sedang melawan Macan (Harimau).
Pada masa perjuangan melawan penjajah tersebut, penokohan ini dilambangkan yaitu hewan Banteng yang hidup koloni (berkelompok) adalah lambang Rakyat Jelata dan hewan Macan (Harimau) melambangkan Penjajah Belanda, serta ada tokoh hewan Monyet yang suka menggoda Banteng dan Macan serta memprovokasi keduanya untuk selalu bertarung. Monyetan ini melambangkan Provokator.
Sampai saat ini, kesenian Bantengan Batu (yang telah berotonommi menjadi Kotamadya tersendiri lepas dari Kabupaten Malang) masih terus menjaga eksistensinya. Bahkan pada perkembangannya di pelosok pelosok pedesaan, kesenian Bantengan telah mampu berdiri sendiri diluar kelompok Padepokan Pencak Silat.
Selanjutnya, kesenian Bantengan yang berkembang pesat di Batu ini dibawa oleh salah satu tokoh pencak silat di daerah Bumiaji menuju wilayah Pacet Mojokerto (karena letak dua wilayah yang berdekatan di lereng pegunungan Arjuno-Welirang) dan dikembangkan kesenian ini sampai sekarang.
b) Budaya Seni Sanduk
sanduk
      Sanduk adalah sebuah tarian yang dimainkan oleh banyak orang serta diiringi dengan musik pengiringnya. Tari sanduk dapat diikuti oleh semua orang tidak terkecuali dan tidak mengenal umur, baik anak-anak maupun orang dewasa. Tarian ini biasanya ditampilkan pada saat perayaan-perayaan tertentu maupun festifal yang diperlombakan.
2. Makanan Khas Kota Batu
Selain terkenal dengan wisata budayanya Kota Batu juga terkenal dengan makanan dan minuman khasnya, berikut adalah makanan dan minuman khas Kota Batu:
Kripik Apel
kripik
    Keripik apel adalah keripik hasil olahan buah apel yang digoreng dengan cara khusus, biasanya menggunakan mesin penggoreng hampa. Jika menggunakan cara penggorengan biasa yakni dengan menggunakan kuali/wajan buah apel tidak akan menjadi keripik karena buah akan rusak terkena suhu panas yang berlebih. Dengan menggunakan mesin penggoreng hampa buah apel digoreng dengan suhu yang lebih rendah sekitar 50°-60°C sehingga tidak merusak buah apel tersebut.
Jenang Apel
jenang_apel
      Jenang apel adalah salah satu makanan khas Kota Batu yang berbahan dasar apel. Buah apel diolah menjadi bubur dan dimasak hingga benar-benar matang dan sedikit mengeras. Rasa jenang apel ini sangat manis. Jenang apel sangat cocok dijadikan oleh-oleh khas kota Batu.
Sari Apel
sari apel
Sari apel adalah salah satu minuman yang terkenal dari Kota Batu. Sari apel adalah minuman yang berbahan dasar apel yang dioleh dan diambil sarinya. Sari apel sangat cocok dijadikan oleh-oleh khas Kota Batu.
3. Ciri Khas Kota Batu
Karena Kota Batu terletak di pegunungan, Kota Batu memiliki hawa yang sejuk dan cocok dijadikan untuk bercocok tanam. Kota Batu terkenal dengan pertanian sayur-sayuran dan buah-buahannya. Selain terkenal dengan penghasil sayur-sayuran dan buah-buahan Kota Batu juga terkenal dengan wisatanya. Pasti sudah tidak asing lagi kan dengan wisata-wisata yang ada di Kota Batu? berikut adalah sebagian tempat wisata di Kota Batu.
Jawa Timur Park 1
jatimpark11
      Jatim Park adalah sebuah tempat rekreasi dan taman belajar yang terdapat di Kota Batu, Jawa Timur. Obyek wisata ini berada sekitar 20 km barat Kota Malang, dan kini menjadi salah satu icon wisata Jawa Timur. Obyek wisata ini memiliki 36 wahana, diantaranya kolam renang raksasa (dengan latar belakang patung Ken Dedes, Ken Arok, dan Mpu Gandring), spinning coaster, dan drop zone. Wahana pendidikan yang menjadi pusat perhatian diantaranya adalah Volcano dan Galeri Nusantara yang juga terdapat tanaman agro, diorama binatang langka, dan miniatur candi-candi.jatim park 1 beralamat di jl.kartika no.2,yg berdekatan dengan Klub Bunga.
Jawa Timur Park 2
jtp 2
    Sedikit berbeda dengan Jatim park 1 yang lebih ditujukan sebagai taman bermain dan hiburan, Jatim park 2 lebih menunjukan tempat belajar selain tempat bermain. Jatim park 2 mengusung konsep belajar ilmu alam, biologi dan pembelajaran satwa yang disajikan dengan latar belakang sesuai habitatnya. Jawa Timur Park 2 dibangun di wilayah malang Jatim park 2 terdiri dari Museum Satwa, Batu Secret Zoo dan Pohon Inn Hotel.
Batu Night Spectacular
bns
      Batu Night Spectacular – BNS adalah sebuah tempat rekreasi baru di Kota Batu, tepatnya berada di Desa Oro-Oro Ombo. Perjalanan menuhu BNS menggunakan kendaraan pribadi memerlukan waktu tidak lebih dari 15 menit dari pusat kota., jika kondisi lalu lintas sedang lancar. Sesuai namanya, Batu Night Spectacular merupakan sebuah tempat wisata keluarga yang hanya dapat dinikmati malam hari, buka mulai pukul 15:00 sampai dengan 24:00. Dengan memiliki waktu operasional dimalam hari, Batu Night Spectacular merupakan sebuah alternatif tujuan untuk melepaskan penat dari beban rutinitas kerja atau kegiatan lain yang telah dilakukan pada siang hari. Rasanya sangat tidak berlebihan jika saya menyebut BNS sebagai satu-satunya tempat rekreasi keluarga yang dapat dinikmati pada malam hari untuk seputaran kota Batu, karena disini tersedia banyak permainan yang bisa dinikmati oleh pengunjung dari segala umur dengan tiket masuk yang sangat murah, yaitu sebesar 10 ribu rupiah untuk tiap orang. Mungkin inilah disneyland-nya kota Batu.
Museum Angkut
Museum-Angkut
             Museum Angkut berlokasi di Kota Batu, tepatnya di Jl. Terusan Sultan Agung Atas no. 2 Kota Wisata Batu Jawa Timur. Lokasinya berdekatan dengan Jawa Timur Park 1. Untuk menuju ke Museum Angkut, kita tinggal mengikuti petunjuk jalan menuju Jawa Timur Park 1 yang sudah banyak terpasang di sudut Kota Batu, karena Museum Angkut masih tergolong tempat wisata baru di Kota Batu, jadi sign petunjuk jalannya masih sangat minim. Setelah sampai di depan Jawa Timur Park 1, kita tinggal jalan lurus terus, pas di ujung jalan itulah tempat Museum Angkut. Museum Angkut menyimpan banyak koleksi untuk di pamerkan, berupa alat –alat transportasi kuno sampai yang paling modern, mulai dari becak, andong, sepeda onthel, sepeda motor, mobil dari bermacam merk seperti Lincoln, Ford, Chevrolet, Morris, Buick Series bahkan Hummer, ada juga miniatur kapal, helicopter, bahkan pesawat yang nangkring di atas gedung Museum Angkut. Semua jenis alat trasportasi tersebut di pajang rapi di berbagai zona dan di setting untuk dibuat seperti aslinya. Berikut beberapa zona yang ada di Museum Angkut : Zona Hall Utama & Edukasi, Zona Sunda Kelapa & Batavia, Zona Gangster Town & Broadway Street, Zona Eropa, Zona Istana Buckingham (Buckingham Palace), Zona Las Vegas, Zona Hollywood dan Zona Pasar Apung.
Sumber :  klik disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar